Kamis, 21 Desember 2017

Perkembangan Motorik Anak Usia Dini 3 hingga 6 Tahun

Filled under: ,

Perkembangan Motorik Anak Usia Dini 3 hingga 6 Tahun
Motorik Anak - Selama masa pertengahan dan juga akhir anak-anak ini perkembangan motorik nya menjadi lebih baik lebih halus, dan lebih terorganisasi dibandingkan anak yang seumuran kita. 

Terdapat beberapa catatan penting dan juga beberapa alasan tentang fungsi perkembangan motorik bagi konstelasi perkembangan anak, salah satunya adalah melalui ketrampilan motorik anak dengan cara menghibur dirinya.
Perkembangan Motorik Anak Usia Dini 3 hingga 6 Tahun
Anak bisa tumbuh kembang dan beranjak dari kondisi tidak berdaya pada bulan-bulan pertama dalam kehidupannya yang bebas. Pada kondisi tersebut akan menunjang perkembangan dan juga pertumbuhannya dalam percaya dirinya.

Salah satu mengenali motorik anak yang normal dapat memungkinkan anak bergaul dengan teman sebayanya. Sedangkan yang tidak normal akan meghambat anak untuk dapat bergaul dngan teman sebayanya. Perkembangan ini sangat penting bagi perkembangan “self-concept” atau kpribadian anak.

Kemudian mengenali perkembangan otak, adapun pertumbuhan otak selama masa awal masa anak-anak disebabkan oleh pertambahan jumlah dan ukuran urat saraf yang berujung di dalam dan di antara daerah-daerah otak. 

Ujung-ujung urat saraf itu terus tumbuh setidak-tidaknya hingga masa remaja. Beebrapa pertumbuhan ukuran otak juga disebabkan oleh pertambahan myelination, yaitu proses dimana sel-sel urat saraf ditutup dan disekat dengan suatu lapisan sel-sel lemak.

Perkembangan motorik anak pada usia 3 tahun dapat dilihat dari naik turun tangga dengan kaki kiri dan kanan secara bergantian, mendarat dengan dua kaki, bisa melompat dari undakan yang tinggi ke rendah. Kemudian berdiri seimbang dengan satu kaki dalam jangka waktu yang pendek. 

Kemudian menendang bola besar, mengayuh sepeda kecil beroda tiga dan beroda besar, membalik halaman buku satu per satu, senang menyusun bangunan dengan menggunakan balok dan juga senang bermain dengan lempung, meghaluskan, menggulung, memipihkan.

Adapun perkembanganmotorik pada anak tidak lepas dari asupan makanan dan minuman bayi, salah satunya adalah dengan cara mengkonsumsi minuman dan makanan yang sehat. Misalnya saja mengkonsumsi susu Dancow untuk mempercepat perkembangan motorik pada anak. 

Itulah beberapa hal yang bisa ibu lakukan kepada anak-anaknya pada usia dini di dalam merangsang perkembangan motorik anak.