Jumat, 06 November 2015

Penderita Diabetes Harus Berolahraga Sesuai Ketentuan

Filled under:


Apakah penderita diabetes boleh melakukan olahraga? Sudah cukup banyak penelitian atau jurnal yang menunjukkan khasiat dari berolahraga secara teratur bagi para penyandang diabetes. Dari studi tersebut menunjukkan bahwa olahraga yang dilakukan secara teratur (termasuk juga rutin berjalan kaki) dapat membantu memperbaiki kontrol kadar gula dalam darah. Sementara bonus lainnya dari olahraga teratur akan membantu menurunkan berat badan sekaligus mencegah perut buncit serta menurunkan resiko serangan jantung. Tentu saja dengan tetap mengkonsumsi obat herbal untuk diabetes maupun obat medis lainnya.

Jika konsumsi obat herbal diabetes harus tetap mengikuti saran dari dokter yang menangani Anda, di dalam melakukan olahraga juga semestinya membutuhkan ketentuannya tersendiri. Kombinasi di dalam melakukan olahraga aerobik, maka latihan beban serta fleksibilitas merupakan ragam pilihan olahraga yang sangat direkomendasikan bagi para penyandang diabetes. Jika sangat memungkinkan, maka cobalah untuk mencapai target melakukan aktivitas fisik paling tidak selama 150 menit setiap minggunya.

Target tersebut sebenarnya dapat Anda capai dengan melakukan aktivitas olahraga selama 30 menit saja dalam setiap hari. Cukup mudah bukan? Latihan peregangan atau fleksibilitas selama 5-10 menit juga dapat Anda lakukan guna menyiapkan tubuh Anda sebelum melakukan aktivitas aerobik seperti halnya berjalan kaki maupun berenang. Aktivitas aerobik sendiri sebenarnya dapat Anda lakukan di setiap hari dengan berjalan kaki secara rutin 10 menit paling tidak 4 hingga 7 hari di dalam seminggu. 

Setelah rutin melakukan olahraga, maka hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah dengan mengkonsumsi obat herbal. Meski manfaat dari obat herbal untuk diabetes memang sering belum mendapatkan kepercayaan penuh di mata masyarakat. Alasan yang paling utama sendiri tentu karena kurangnya keyakinan masyarakat mengenai khasiat dari obat herbal ini sendiri. Tentu hal tersebut berhubungan dengan khasiat obat herbal sebagian besar belum teruji secara klinis. Padahal kenyataannya tidak semua obat bagi para penyandang diabetes berbahan herbal belum teruji khasiatnya. Seperti misalnya RedKank yang sudah sangat teruji dan memiliki keunggulan tersendiri.