Minggu, 27 September 2015

3 Penyebab Utama Kelainan Tulang pada Punggung

Filled under:


Hampir setiap orang memiliki resiko kemungkinan menderita penyakit tulang jenis skoliosis yang merupakan kelainan tulang bukan sejak lahir. Penyakit satu ini merupakan kelainan terhadap tulang di bagian punggung yang tidak bisa lurus atau tegak. Pembengkokan tulang ini memang bisa disebabkan oleh banyak hal dan hampir semua orang bisa mengalaminya. Ketika tulang punggung membengkok maka akan mengurangi kekuatan tulang area belakang ini.

Belum lagi dengan resiko kesehatan yang mempengaruhi kualitas kinerja organ tubuh lainnya akibat kelainan ini. Sebelum membahas lebih dalam ada baiknya terlebih dahulu Kita mengetahui apa saja yang menjadi penyebab kelainan tulang belakang ini:

   1.       Kebiasaan duduk yang kurang baik
Pembengkokan pada tulang belakang bisa terjadi karena faktor kebiasaan yang salah namun sulit untuk dihilangkan. Salah satunya ialah kebiasaan duduk yang tidak tepat dan tidak mendukung perkembangan tulang belakang. Duduk yang terbiasa tidak tegak serta lebih melenceng ke arah tertentu bisa memicu kelainan tulang di area punggung ini.

   2.       Lingkungan sekitar yang tidak mendukung
Selain karena kebiasaan pribadi yang sangat keliru ternyata kelainan pada tulang belakang bisa pula dipicu oleh kondisi lingkungan. Lingkungan yang dimaksud disini ialah dari kondisi kursi yang menjadi sandaran punggung. Bisa pula dari faktor matras atau alas yang digunakan untuk tidur selama ini yang kurang mendukung tulang pada punggung. Meskipun sepele ada baiknya memilih kursi yang memberikan kenyamanan saat duduk, demikian pula untuk memilih kasur. Kasur yang baik akan menopang tubuh secara utuh terutama bagian punggung agar lebih rileks.

   3.       Pemenuhan nutrisi yang masih terbatas
Satu lagi yang sering menjadi penyebab terjadinya pembengkokan tulang belakang secara permanen. Yakni masih terbatasnya nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sehingga pertumbuhan dan perkembangan tulang menjadi bermasalah. Alhasil tulang yang berada di bagian punggung pun ikut terpengaruh sehingga bentuknya menjadi kurang sempurna. Faktor ini sering menimpa anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan sehingga terbatasnya nutrisi menjadikan skoliosis mudah menyerang.