Selasa, 03 Februari 2015

Bisnis pakaian : Tips menjadi reseller online

Filled under:


Pada zaman yang serba modern ini, toko online yang menyediakan beragam produk bisa kita temui dengan mudah. Hal ini membuka peluang lebar untuk anda yang berminat untuk terjun ke dunia bisnis pakaian dengan menjual kembali produk yang disediakan. Profesi ini sering disebut reseller online.

Untuk menjadi reseller online dalam bisnis pakaian, yang wajib dimiliki adalah skill mempromosikan, komputer atau laptop, gadget, dan koneksi internet. Dengan demikian, menjadi reseller online tidaklah memerlukan modal yang banyak. Mengapa ? Karena, dengan menjadi reseller online kita tidak dituntut untuk membeli produk yang akan dijual sebelum menjualnya kembali kepada konsumen. Yang menjadi pekerjaan seorang reseller hanyalah menawarkan atau mempromosikan produk.

Simak tips menjadi seorang reseller online dibawah ini.

  1. Mencari supplier
    Dalam mencari supplier, sebaiknya carilah supplier atau toko online terpercaya dan memiliki reputasi yang cukup baik. Setelah searching di internet mengenai toko online atau supplier yang akan anda pilih, lakukan observasi ke alamat tersebut demi memastikan bahwa stok barang memang ada, banyak, dan terpercaya.
  2. Jujur
    Tentunya, jujur adalah hal nomor satu dalam segala hal. Katakan kepada calon pembeli bahwa anda adalah seorang reseller atau penjual ulang. Jangan pernah mengaku-ngaku kalau anda adalah seorang supplier demi menarik perhatian calon pembeli.
  3. Komunikatif
    Skill komunikasi merupakan modal utama bagi para reseller. Tawarkan dan promosikan produk yang ada dengan komunikasi sebaik mungkin, tidak terlalu formal dan tidak terlalu informal. Skill komunikasi ini juga dapat mempengaruhi minat dari para calon pembeli anda.
  4. Fast respon
    Memiliki respon yang cepat adalah hal yang wajib dilakukan oleh reseller. Jika ada konsumen yang menanyakan produk atau ingin tahun tentang produk yang anda tawarkan, berikanlah respon yang cepat dan tepat. Dalam hal ini akan menguji bagaimana pelayanan anda terhadap konsumen.
  5. Memberikan garansi
    Sebelum anda memutuskan untuk memberikan garansi terhadap produk yang anda tawarkan, pastikan pula bahwa supplier pun memberikan garansi untuk anda selaku reseller. Misalnya, jika produk yang dikirim cacat maka akan dilakukan pengiriman ulang produk. Bisa juga memberikan garansi dengan sistem refund (pengembalian uang).